June 26th - 4 hari lagi pengumuman lomba! :D

Thank God saya bisa dan sanggup untuk survive di Australia. Di musim yang dinginnya nusuk kayak gini (winter), saya bisa saja nggak kuat iman sama culture shock-nya. Saya bisa saja minta balik pulang cuma gara-gara makanannya ga cocok + lifestylenya yang beda.

Tapi toh saya bertahan. :)

#mulainyanyi: ‘Aku bertahaaan… Karna kuyakin cintamu kepadaku..-’ *digelpak* *dilempar kompor*

Punctuality ato ketepatan waktu emang bener-bener dijunjung tinggi di negara satu ini. Pertama, itu train yang biasa ngantarin saya dari Oak Park (rumah homestay yang saya tinggalin) ke Flinders Street Station (terminal kereta deket sekolah saya). Kalo telat ke stasiun 1 menit aja, udah deh, ditinggal sama itu kereta, abis itu kalo kamu mo ke sekolah tunggu kereta berikutnya (yang biasannya) lewat sekitar setengah jam lagi.

Udah deh. Mati beku berdiri kamu nunggu setengah jam di terminal.

Nyampe di Flinders, anda akan mendapati saya dan beberapa teman satu homestay saya lari-lari gaje, sambil dikit-dikit lihat jam, teriak-teriak ‘EH WOI UDAH TELAAAT!!’ Gak peduli banyak bule-bule bingung yang lihat anak-anak ababil lari-lari sambil tereak pake bahasa yang nggak mereka mengerti.

Sampai di sekolah, anda juga akan mendapati saya dinasehati sama guru saya, sambil di kasih semacam peringatan gitu biar enggak telat.

Kalo anda nanya apakah saya senang dan enjoy sama keadaan ‘masih-berusaha-bertahan’ seperti ini, saya akan jawab senang. Yes, I’m happy, I’m enjoying my time here. Every second is priceless I even take 100 photos per day. Anywho, saya masih cari-cari informasi tentang nasip kelanjutan pendidikan saya ini nanti setelah SMA. Bagi saya, homestay kali ini sebagai 'trial', nyoba sampai sejauh apa saya cocok sama orang-orang Aussie, karena jujur, di homestay, saya benar-benar membaur dengan mereka. Saya jalan kaki rumah-stasiun-stasiun-skolah, saya beli makan sendiri, saya tinggal di rumah orang, saya jalan-jalan cari makan, de el el.

I’ve re-considered my decision.

Saya meragu. Apakah Aussie bukan jalan saya? Kalo mo banting setir, mo kemana? Perancis, kayaknya enggak deh. America?

Mungkin Canada bisa dipertimbangkan.

———> TJ

  1. theatimethea posted this